Mainan Anak-Anak 2

  • Jenis Mainan Edukatif Lainnya
  • Jenis kelamin Unisex
  • Rentang Usia 2 hingga 4 tahun, 5 hingga 7 tahun, 8 hingga 13 tahun
  • Tempat Asal Zhejiang, Tiongkok
  • Nama Merek OEM
  • Nomor Model HT-4101
  • Penggunaan 3 Tahun
  • Bahan Plastik PP, PE
  • Ukuran kemasan 43*43*27cm
  • Volume 0,05 m2
  • 20'GP/40'HQ 530 set/1340 set
  • MOQ 10 set
  • OEM/ODM Tersedia
  • Pelabuhan keberangkatan Pelabuhan Ningbo atau Shanghai, Tiongkok
  • Sertifikat ASTM, EN71, CPSIA, GCC, CPC, SOR
  • Detail Produk

    Label Produk

    Detail

    1
    2

    Pengemasan & Pengiriman

    Unit Penjualan:Barang tunggal

    Ukuran kemasan tunggal:26,5 x 26,5 x 15 cm

    Berat kotor tunggal:3.000 kg

    Waktu Tunggu:

    Jumlah (buah) 1 - 5 >1000
    Perkiraan Waktu (hari) 3-7 25-35

    Detail

    Pilihlah mainan berdasarkan jenis kelamin anak Anda.

    Memilih mainan sesuai jenis kelamin anak dapat menumbuhkan keunggulan gender anak. Tentu saja, ini bukan hal yang mutlak, dan dapat dipilih sesuai dengan preferensi anak. Anak laki-laki menyukai mainan olahraga dan militer, seperti berbagai jenis senjata, berbagai jenis mobil, dan lain-lain. Anak perempuan suka merawat orang lain, suka berdandan, mereka dapat memilih boneka Barbie, mainan boneka atau mainan rumah-rumahan, mainan-mainan ini dapat menumbuhkan rasa kasih sayang dan tanggung jawab pada anak.

    Mainan edukatif berikut ini direkomendasikan:

    1. Teka-teki dapat menumbuhkan kesabaran, kemampuan observasi, dan kemampuan berpikir anak-anak.

    Lebih dari seribu tahun yang lalu, terdapat teka-teki tangram di negara kita, yang secara bertahap berkembang menjadi permainan intelektual, sehingga teka-teki jigsaw merupakan permainan intelektual yang sangat kuno. Teka-teki bertujuan untuk mengembangkan kemampuan anak-anak dalam bersabar, berpikir, dan mengamati proses sesuatu dengan cermat.

    Saat anak pertama kali mulai bermain, kecepatannya umumnya relatif lambat. Jika anak tidak dapat menyelesaikan teka-teki untuk beberapa saat, orang tua tidak boleh kehilangan kesabaran. Mereka dapat membantu dan berlatih beberapa kali, dan anak dapat menyelesaikan teka-teki secara mandiri. Tingkat kesulitan teka-teki berbeda-beda, dan orang tua dapat memilih teka-teki dengan tingkat kesulitan yang berbeda untuk dimainkan anak-anak mereka secara bertahap.

    2. Permainan bola, meningkatkan kemampuan atletik dan koordinasi anak-anak

    Ada banyak jenis bola, seperti bola pantai, bola tenis meja, bola kulit, bola basket, dan bola sepak. Bola dapat melatih seluruh tubuh anak, karena ada banyak cara untuk memainkan bola.

    Anak usia satu atau dua tahun dapat memilih bola. Anak-anak dapat melempar, mengambil, melempar lagi, dan melemparkan bola. Dengan terus menerus melempar dan mengambil bola, otot pinggang, tubuh bagian atas, dan tubuh bagian bawah anak akan terlatih.

    Anak-anak setelah usia tiga tahun dapat berlatih memukul, melempar, dan menendang, serta melatih kemampuan arah, koordinasi, dan pengamatan mereka. Kemampuan atletik anak dapat diasah dengan baik. Pada saat yang sama, bola juga merupakan alat bantu yang baik untuk interaksi sosial anak-anak. Saat bermain dengan teman, hal itu juga melatih kemampuan kerja sama anak-anak.


  • Sebelumnya:
  • Berikutnya: